Operasi penyekatan ini mengedepankan sinergitas lintas instansi dengan melibatkan personel gabungan dari Polri, TNI-AL, Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, Pemadam Kebakaran, jajaran Kecamatan/Kelurahan, hingga Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM).

Dari hasil pengawasan dan pemeriksaan maraton di seluruh dermaga perairan Kepulauan Seribu, petugas tidak menemukan adanya keberangkatan kelompok massa unjuk rasa maupun pelajar. Begitu pula dengan pergerakan kelompok rentan atau anarko menuju daratan Jakarta yang dipastikan nihil.

"Alhamdulillah, berkat sinergitas antar-instansi serta pendekatan dialogis jajaran di lapangan, seluruh rangkaian kegiatan penyekatan di dermaga penyeberangan berjalan lancar, tertib, dan kondusif. Aktivitas masyarakat pesisir serta pelayaran penyeberangan tetap beroperasi normal," tegasnya.