Kemudian, untuk memberikan contoh baik kepada masyarakat, aksi gotong royong ini melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Sekretariat Kota, kecamatan, kelurahan, hingga seluruh Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) dan Suku Dinas terkait.
Dalam kesempatan itu, Syafrin mengingatkan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Peningkatan curah hujan ekstrem setiap tahunnya, kata dia, harus diimbangi dengan partisipasi warga agar tidak membuang sampah sembarangan ke dalam saluran air maupun kali.
"Kami akan terus menggencarkan sosialisasi pengelolaan sampah mandiri mulai dari pemilahan sampah dari sumbernya hingga pengolahan kembali agar budaya menjaga kebersihan dapat tumbuh dari kesadaran kolektif warga demi Jakarta Selatan yang bebas dari ancaman banjir," ucapnya.