Sementara itu, Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan, Santo, merinci pengerukan Kali Mampang dilakukan sepanjang 437 meter yang dimulai sejak 8 Agustus dan ditargetkan rampung pada 30 Oktober mendatang.

"Saat ini pengerjaan telah mencapai 61 persen dengan total volume sedimen yang dikeruk mencapai sekitar 1.055 meter kubik," kata Santo.

Selain pengerukan saluran air, lanjut Santo, pembangunan turap di sekitar Kali Mampang juga dilakukan sejak 7 Juli lalu dengan volume lebih dari 400 meter, kini prosesnya telah mencapai progres 70 persen dan dijadwalkan selesai pada awal Desember 2026.

"Kami mengerahkan tiga unit alat berat serta lima unit dump truck untuk mengangkut hasil kerukan. Selain dibuang ke Ancol, sebagian material juga ditempatkan di lokasi pembuangan samping area pengerjaan," ucapnya.