NADIKABAR.COM — Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan pusat komando darurat di Cirebon dan Purwakarta untuk memastikan koordinasi penanganan bencana serta operasional pemerintahan tetap berjalan apabila gempa akibat aktivitas Sesar Lembang berdampak besar terhadap Bandung Raya.
Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman saat dikonfirmasi di Bandung, Rabu, mengatakan kedua daerah tersebut dipilih berdasarkan kajian awal yang menunjukkan lokasinya relatif lebih aman dari potensi dampak langsung Sesar Lembang.
"Khusus di Cirebon dan Purwakarta yang berdasarkan kajian awal relatif lebih aman dari potensi dampak Sesar Lembang, Pak Gubernur meminta agar disiapkan command center sederhana," katanya.
Herman menjelaskan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi telah menginstruksikan penyiapan fasilitas di gedung negara milik pemerintah provinsi yang berada di kedua daerah tersebut.
Fasilitas itu direncanakan dilengkapi perangkat pemantauan, aplikasi pendukung, dan ruang operasional untuk mengendalikan penanganan bencana apabila pusat pemerintahan di Bandung tidak dapat berfungsi.