Sementara warga bernama Rini mengaku datang ke SPBU setelah Magrib. Dia mengira antrean di SPBU sudah tidak panjang pada malam hari, namun justru makin panjang.

"Kukira sedikit ji orang, ternyata astaga ramai sekali. Mau ki juga pulang takkala (terlanjur) mi," katanya.

Dia mengaku sulit mendapatkan pertalite sejak beberapa hari terakhir. Pasalnya pertalite di SPBU cepat habis dan tersisa pertamax.

"Setiap mau habis bensinku, cuma sekarang asal setengah kuisi mi karena susah sekali ki dapat pertalite, beberapa SPBU pertamax mami," bebenrya.