Anwar juga mengatakan Yaqut langsung menangani masalah yang muncul. Dia mengaku kagum dan mengapresiasi Yaqut.

"Dan kalau saya ada masalah yang dilaporkan kepada beliau atau beliau lihat sendiri itu langsung ditangani. Nah di sini saya kagumnya, padahal saya enggak terlalu dekat dengan Gus Yaqut, tapi sebagai pribadi saya memberikan apresiasi," ujarnya.

Anwar mengaku membaca pemberitaan bahwa penyelenggara haji tahun 2024 berjalan baik meski terdapat masalah. Dia mengatakan salah satu masalah yang muncul dalam penyelenggaraan haji saat itu ialah jumlah tempat tidur di Mina yang mengecil sementara jemaah yang akan menginap cukup banyak.

"Dan saya baca di berita, ternyata penyelenggaraan haji tahun 2024 itu berjalan dengan baik. Meskipun ada masalah di sana-sini dan saya sudah biasa ya. Salah satu masalah yang banyak dibicarakan itu kan adalah masalah tempat tidur di Mina. Ya, tempat tidur di Mina itu memang saya bandingkan dengan tahun 2008 mengecil ya," ujar Anwar.

"Dikarenakan apa? Dikarenakan space-nya terbatas dan jumlah orang yang akan menginap cukup banyak. Dan yang paling apa itu adalah di toilet dan kamar mandi ya. Dan itu enggak bisa ditimpakan kesannya kepada Menteri Agama, kepada Amirul Hajj, karena memang space-nya betul-betul sangat terbatas," sambungnya.

Anwar pun mengusulkan pembangunan di Mina hingga 5 lantai oleh Pemerintah Arab Saudi. Dengan pembangunan itu, Anwar menuturkan jemaah yang menumpuk di lantai dasar bisa disebar ke lantai lain.

"Oleh karena itu, ketika di Padang Arafah saya ditanya oleh wartawan, di Mina saya ditanya oleh wartawan, ada nggak usul Buya Anwar Abbas bagaimana mengatasi masalah kepadatan ini? Saya punya usul supaya di Mina itu di tahun-tahun berikutnya dibangun berlantai 3 atau 4 atau 5," ujar Anwar.

"Sehingga dengan demikian jemaah yang menumpuk di lantai dasar tahun 2024 bisa disebar ke lantai 2, ke lantai 3, lantai 4 dan saya rasa kalau itu bisa dikerjakan oleh pemerintah Saudi, saya rasa itu penyelenggaraan ibadah haji itu akan berjalan dengan baik sekali itu saya rasa ya," imbuhnya.

Dia mengatakan jika pembangunan tidak dilakukan maka akan terjadi kepadatan atau crowded di Mina. Dia menyebut kepadatan itu tak bisa ditimpakan ke Kementerian Agama.

"Tapi kalau seandainya pemerintah Saudi ndak mengambil kebijakan untuk membangun lantai 2, lantai 3, lantai 4 di Mina, maka crowded itu akan terus berlangsung. Dan crowded itu tidak bisa ditimpakan kepada Kementerian Agama waktu itu tidak bisa, atau sekarang kalau pindah ke Kementerian Haji tidak bisa disalahkan kepada Kementerian Haji, karena memang space-nya betul-betul terbatas. Demikian," ujar Anwar.