Etomidate digunakan dalam prosedur medis karena kemampuannya menghasilkan kondisi anestesi atau hilangnya kesadaran sementara. Karena efeknya tersebut, penggunaannya memerlukan pengawasan tenaga medis dan fasilitas yang memadai.
Informasi obat resmi juga menyebut etomidate tidak memiliki aktivitas analgesik atau efek penghilang rasa sakit.
Mengapa etomidate dalam vape berbahaya?
1. Cara penggunaannya tidak terkontrol
Etomidate yang digunakan secara medis memiliki dosis dan cara pemberian yang ditentukan oleh tenaga kesehatan. Kondisinya berbeda dengan cairan vape ilegal yang komposisi, konsentrasi, dan dosis zat yang masuk ke tubuh tidak dapat dipastikan.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada Juni 2026 telah mengingatkan mengenai penyalahgunaan obat dan narkotika melalui perangkat vape. Lembaga tersebut menyebut perkembangan zat psikoaktif baru semakin kompleks dan dapat dikamuflasekan dalam berbagai bentuk.
2. Dapat memengaruhi sistem pernapasan
Dalam penggunaan medis, etomidate dapat menimbulkan efek samping yang berkaitan dengan pernapasan. Informasi obat mencatat kemungkinan terjadinya hipoventilasi atau berkurangnya ventilasi, apnea atau berhentinya napas sementara, serta laringospasme atau kejang pada saluran pernapasan.
Risiko tersebut menjadi perhatian karena penggunaan melalui vape tidak dilakukan dengan pemantauan medis seperti dalam prosedur anestesi.