ANTARA juga melaporkan bahwa kapal tersebut diproyeksikan mendukung penanganan bencana dan bantuan kemanusiaan. Dalam salah satu rencana yang disampaikan, kapal dapat digunakan sebagai pangkalan terapung bagi helikopter dan drone untuk membantu berbagai kebutuhan di wilayah terdampak bencana.

Hal tersebut menjadi menarik bagi Indonesia karena karakter wilayahnya yang merupakan negara kepulauan. Dalam kondisi tertentu, bantuan melalui jalur laut dan udara dapat menjadi pilihan ketika akses menuju daerah terdampak bencana terputus.

Apa bedanya kapal induk dengan kapal perang lainnya?

Perbedaan paling mudah terlihat ada pada fungsi penerbangan.

Kapal fregat, korvet atau kapal perusak pada umumnya memiliki kemampuan membawa sejumlah helikopter, tetapi fungsi utama kapal-kapal tersebut bukan sebagai pangkalan udara terapung.

Sementara itu, kapal induk sejak awal dirancang dengan fasilitas penerbangan sebagai bagian penting dari sistem operasinya.

Kapal induk juga memiliki ruang hanggar, fasilitas pemeliharaan pesawat, dek penerbangan serta berbagai sistem pendukung agar aktivitas penerbangan dapat dilakukan dari atas kapal.

Karena itu, kapal induk bisa dibilang seperti "bandara yang bisa berlayar". Bedanya, bandara ini bergerak mengikuti kebutuhan operasi di laut.

Kapal induk tidak selalu berukuran sama

Istilah kapal induk juga mencakup berbagai desain dan ukuran.

Ada kapal induk besar yang mampu membawa puluhan pesawat tempur, ada pula kapal yang lebih kecil dan lebih banyak digunakan untuk mengoperasikan helikopter atau pesawat dengan kemampuan lepas landas dan mendarat vertikal atau jarak pendek.

Giuseppe Garibaldi sendiri merupakan contoh kapal yang dirancang untuk mengoperasikan pesawat dan helikopter. Dalam sejarah penggunaannya oleh Italia, kapal tersebut pernah mengoperasikan pesawat tempur AV-8B Harrier II dan berbagai jenis helikopter.

Setelah berada di Indonesia, penggunaannya akan disesuaikan dengan kebutuhan TNI AL. ANTARA melaporkan bahwa kapal tersebut direncanakan lebih diarahkan untuk mendukung helikopter, drone, personel, logistik serta operasi kemanusiaan dan kebencanaan, demikian merangkum informasi yang diperoleh Antara dan sumber lain.