Banyak orang percaya bahwa LOA merupakan hukum universal yang membuat sesuatu menarik hal serupa. Pikiran positif akan mendatangkan hal positif atau hasil yang baik. Begitu juga sebaliknya, pikiran negatif akan membawa hal-hal buruk dalam kehidupan.

Kepercayaan terhadap LOA bukan hanya sebatas itu saja. Para penganutnya juga meyakini bahwa apapun yang terus-menerus dipikirkan bisa terwujud dalam kehidupan nyata. Misalnya, orang yang sering membayangkan punya mobil Ferrari merah akan mendapatkannya suatu saat.

Bagi para penganutnya, LOA adalah keyakinan kuat yang sulit untuk diragukan meskipun belum ada bukti ilmiah yang membuktikan efek ajaib dari konsep ini. Namun, bagi yang baru mengetahui LOA mungkin akan berpikir konsep ini tidak masuk akal.

LOA bekerja dengan dua hal, yaitu melalui pola pikir dan tindakan. Seseorang dipercaya bisa menarik hal-hal yang diinginkan dengan memusatkan pikiran pada tujuan tersebut. Namun, memikirkan apa yang diinginkan saja belum cukup, perlu ada tindakan nyata untuk meraihnya.

Konsep LOA mempercayai bahwa hal-hal yang mirip akan saling menarik. Seseorang diyakini akan bertemu dengan orang yang juga memiliki sifat atau cara berpikir yang sama dengan mereka. Sama halnya dengan pikiran, pikiran positif akan mendatangkan hal baik dan pikiran negatif akan membawa hal buruk.