NADIKABAR.COM — Menjaga kesehatan tidak hanya dilakukan ketika tubuh mulai menunjukkan gejala penyakit. Pemeriksaan secara berkala juga dapat membantu seseorang mengetahui kondisi tubuh, mengenali faktor risiko, dan menentukan langkah pencegahan sejak dini.
Dua istilah yang sering digunakan dalam pemeriksaan kesehatan adalah medical check up (MCU) dan skrining kesehatan. Keduanya sama-sama bertujuan mendukung upaya pencegahan penyakit, tetapi memiliki cakupan, sasaran, dan tujuan pemeriksaan yang berbeda.
Secara sederhana, MCU merupakan pemeriksaan kesehatan yang cakupannya dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan seseorang. Sementara itu, skrining kesehatan merupakan pemeriksaan khusus untuk mendeteksi kemungkinan penyakit atau faktor risiko pada orang yang belum menunjukkan gejala.
Perbedaan tersebut penting dipahami agar masyarakat tidak menganggap semua pemeriksaan kesehatan memiliki tujuan yang sama. Lantas, apa perbedaan medical check up dan skrining kesehatan, serta kapan seseorang perlu melakukannya?
Medical check up atau MCU merupakan pemeriksaan kesehatan yang dilakukan untuk mengetahui kondisi tubuh secara lebih menyeluruh. Pemeriksaan ini umumnya diawali dengan wawancara medis mengenai riwayat kesehatan, kebiasaan sehari-hari, riwayat penyakit keluarga, dan keluhan yang dirasakan.
Setelah itu, dokter dapat melakukan pemeriksaan fisik dan menyarankan tes tambahan sesuai kebutuhan. Pemeriksaan tersebut dapat mencakup pengukuran tekanan darah, berat badan, tinggi badan, pemeriksaan darah, kadar kolesterol, gula darah, hingga pemeriksaan fungsi organ tertentu.
Namun, tidak semua orang membutuhkan jenis pemeriksaan yang sama. Dokter akan mempertimbangkan usia, jenis kelamin, riwayat kesehatan, faktor risiko, serta kondisi masing-masing pasien sebelum menentukan tes yang diperlukan.
Sebagai contoh, seseorang dengan riwayat diabetes dalam keluarga mungkin membutuhkan perhatian lebih terhadap pemeriksaan gula darah. Sementara itu, orang dengan keluhan tertentu dapat memerlukan pemeriksaan lanjutan untuk mencari penyebabnya.
Dengan demikian, MCU tidak selalu berarti menjalani seluruh jenis tes laboratorium dan pemindaian tubuh. Pemeriksaan sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan medis agar hasilnya bermanfaat.
Skrining kesehatan merupakan pemeriksaan yang ditujukan untuk menemukan kemungkinan adanya penyakit atau faktor risiko pada seseorang yang belum menunjukkan gejala.
Tujuannya adalah mengenali kondisi kesehatan sejak dini sehingga seseorang dapat memperoleh pemeriksaan lanjutan atau penanganan yang sesuai sebelum penyakit berkembang lebih jauh.
Berbeda dengan pemeriksaan untuk mencari penyebab keluhan, skrining biasanya dilakukan terhadap kelompok orang tertentu berdasarkan usia, jenis kelamin, atau faktor risiko.
Beberapa contoh skrining kesehatan antara lain: