Upaya ini dapat membantu mengurangi masuknya udara tercemar ke dalam rumah. Jika tersedia, gunakan penyaring udara yang sesuai untuk membantu menjaga kualitas udara di dalam ruangan.
3. Perhatikan informasi kualitas udara
Pantau informasi kualitas udara dan imbauan dari instansi berwenang. Kondisi dapat berubah sepanjang hari sehingga kegiatan di luar ruangan perlu disesuaikan.
Bayi, anak-anak, ibu hamil, lansia, serta orang dengan penyakit jantung atau paru-paru perlu lebih berhati-hati. Mereka sebaiknya mengurangi paparan asap dan mengikuti anjuran tenaga kesehatan.
5. Kenali tanda gangguan pernapasan
Batuk yang tidak kunjung reda, mengi, atau sesak napas perlu diwaspadai. Segera cari pertolongan medis apabila mengalami kesulitan bernapas atau gejala yang memburuk.
Masker medis bukan perlindungan utama
Dengan demikian, masker medis biasa tidak memberikan perlindungan optimal terhadap partikel halus dalam kabut asap. Respirator partikulat seperti N95 yang sesuai standar dan terpasang rapat dapat membantu mengurangi paparan partikel, tetapi bukan pengganti upaya menghindari udara tercemar.
Langkah paling penting adalah membatasi waktu di luar ruangan, menjaga udara di dalam rumah tetap bersih, serta mengikuti informasi kualitas udara dan arahan petugas. Ketika kabut asap semakin pekat, mengurangi paparan tetap menjadi cara utama untuk melindungi kesehatan.