"Di sini kan di samping sampah yang menumpuk, di dalam sampah itu kan banyak ada puing-puing bangunan. Ada juga barang yang mudah terbakar dan matinya lama," tuturnya.

Selain itu, pihaknya mengaku tidak mengalami kendala berarti terkait personel dan armada. Proses pemadaman juga dibantu pihak terkait, seperti kepolisian yang menurunkan water cannon dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang menerjunkan excavator.

Sementara itu, bekas bedeng semi permanen yang sudah padam total telah diberi garis polisi sebagai bahan penyelidikan polisi.