NADIKABAR.COM — Angkatan Udara Ukraina menyebut aplikasi peringatan serangan udara negaranya diduga diretas. Aplikasi tersebut menampilkan informasi bahwa ibu kota Kyiv berada dalam ancaman radiasi hingga peringatan ancaman nuklir.
Dilansir BBC dan Reuters, Senin (2/11/2026), aplikasi tersebut sempat menampilkan peringatan mengenai ancaman radiasi, ancaman serangan nuklir dan kimia, serta ancaman pertempuran jalanan di Kyiv dan wilayah lainnya. Selain itu pesan ancaman lainnya menyebutkan rudal hipersonik Oreshnik milik Rusia telah dikerahkan.
Pihak Angkatan Udara Ukraina menyebut aplikasi tersebut kemungkinan telah diretas. Mereka menegaskan tidak ada ancaman radiasi.
"Aplikasi peringatan serangan udara tampaknya telah dipengaruhi oleh pihak musuh," ungkap Angkatan Udara Ukraina melalui Telegram.