Ia menilai perubahan pola hidup dalam pemanfaatan teknologi oleh masyarakat berlangsung sangat cepat. Seiring dengan itu, perubahan terhadap pemerintah juga meningkat.

"Masyarakat saat ini menginginkan pelayanan yang sederhana, cepat, mudah diakses, serta mampu merespons kebutuhan mereka kapan pun dan di mana pun. Karena itu, kanal pengaduan masyarakat tidak boleh berhenti sebagai tempat menerima keluhan. Setiap laporan perlu direspons dan ditindaklanjuti sampai tuntas," kata dia.

Oleh karena itu, aplikasi Tangkar yang dikembangkan oleh Pemkab Karawang menjadi jawaban. Mulai dari kanal laporan hingga tindak lanjut. "Yang berubah bukan hanya teknologi, tetapi juga ekspektasi masyarakat, aplikasi Tangkar ini menjadi jawaban dari upaya kami," imbuhnya. Aang menjelaskan, Tangkar sebagai salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Karawang membangun pelayanan publik digital yang responsif dan terintegrasi. Nama Tangkar yang merupakan akronim dari Tanggap Karawang dipilih agar mudah diingat masyarakat, dan nama itu juga memiliki keterkaitan dengan salah satu makanan khas Karawang.

"Melalui Tangkar, masyarakat tidak hanya dapat menyampaikan pengaduan. Pemerintah daerah juga membangun mekanisme untuk menerima, merespons, dan menindaklanjuti laporan. Sistem ini juga terintegrasi dengan sejumlah instansi vertikal di daerah," ungkap Aang.

Aang merinci pengaduan yang diterima pemerintah daerah rata-rata mencapai sekitar 6.000-7.000 laporan per tahun. Namun, tingginya jumlah laporan tidak serta-merta berarti persoalan di masyarakat semakin banyak. Menurut dia, angka tersebut juga dapat menjadi salah satu indikator adanya kepercayaan masyarakat kepada pemerintah daerah.

"Tidak semua laporan berkaitan dengan persoalan besar. Ada pula masyarakat yang menyampaikan kendala sederhana, seperti kesulitan mengakses layanan digital pemerintah seperti pembayaran pajak, atau persoalan kependudukan, bahkan lupa kata sandi akun infoloker misalnya. Kondisi ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai melihat pemerintah daerah sebagai tempat untuk menyampaikan berbagai persoalan," paparnya.