NADIKABAR.COM β Apple telah memperbarui kebijakan moderasi untuk App Store guna memastikan pengguna tidak memanfaatkan aplikasi maupun perangkat kecerdasan buatan untuk membuat gambar telanjang atau mengubah foto biasa jadi konten seksual eksplisit.
Menurut siaran Engadget pada Sabtu (17/10), Apple sudah lama melarang peredaran materi pornografi maupun aplikasi yang dirancang khusus untuk membuat gambar seksual eksplisit.
Namun, sekarang perusahaan mewajibkan para pengembang untuk lebih proaktif dalam mengawasi penggunaan aplikasi mereka.
Para pengembang yang aplikasinya memuat konten buatan pengguna kini diwajibkan menyaring gambar bermuatan seksual yang dibuat tanpa persetujuan pihak terkait, termasuk konten yang dihasilkan menggunakan perangkat AI.
Apple mewajibkan pengembang menyediakan sarana bagi pengguna untuk melaporkan konten yang dinilai tidak pantas serta memblokir akun-akun yang menyalahgunakan layanannya.
βPara pengembang juga diwajibkan mencegah pengguna mengunggah konten-konten yang dinilai tidak pantas dan segera menghapus konten yang lolos dari sistem penyaringan.
Jika para pengembang dinilai gagal menerapkan sistem pengamanan yang memadai atau tidak menindak pelanggaran setelah diberi peringatan, maka aplikasi mereka terancam dihapus dari App Store.
Di samping itu, βApple mempertegas aturan terkait aplikasi yang menggunakan taktik penipuan (bait-and-switch).
Jika perusahaan dalam proses peninjauan mendapati sebuah aplikasi memalsukan tujuan utamanya dan diam-diam memiliki fitur rekayasa foto telanjang, maka aplikasi tersebut akan langsung dihapus dari platform.
Pembuat aplikasi tersebut juga akan langsung dikeluarkan secara permanen dari Apple Developer Program.
Penerjemah: Farhan Arda Nugraha