Adapun bersama Perryman, kemitraan yang sudah ada kini diperluas dengan nilai modal hingga 100 juta dolar AS (sekitar Rp1,7 triliun) untuk tiga tahun ke depan. Perryman bakal memproduksi bahan titanium yang digunakan dalam casing iPhone Duo.

Sementara untuk Qnity, perusahaan yang berbasis di Delaware itu akan memproduksi "film canggih" untuk sistem kamera aperture variabel di model iPhone 18 Pro.

"Kecerdasan Amerika sangat penting bagi semua produk kami, mulai dari titanium yang dibuat untuk iPhone Duo hingga inovasi kamera terobosan di iPhone 18 Pro," kata Kepala Operasional Apple Sabih Khan.

Lebih lanjut ia menyatakan, "Kami bangga bekerja sama dengan Perryman dan Qnity Electronics untuk terus memperluas Program Manufaktur Amerika kami dan mendukung lapangan kerja di AS."