"Di depan ada berbagai kejuaraan penting dan pada akhirnya kita pada tujuan besar Olimpiade Los Angeles 2028. Sejak Munas, program jangka panjangnya meloloskan wakil kita maksimal di seluruh sektor dan medali emas untuk Indonesia," jelasnya.

Karena itu, Fadil meminta medali yang diraih di Asian Games tidak hanya menjadi koleksi. Hasil tersebut harus dijadikan bahan evaluasi sekaligus standar baru bagi tim bulutangkis Indonesia. "Maka medali Asian Games ini jangan hanya kita simpan di lemari. Setiap kalah jadi evaluasi dan pelajaran. Dan setiap kemenangan jadi standar baru," tegasnya.

Perjalanan menuju Olimpiade Los Angeles 2028 pun langsung berlanjut. Tim bulutangkis Indonesia dijadwalkan berangkat menjalani tur Eropa dalam waktu dekat dengan mengikuti Denmark Open, French Open, dan Hylo Open.

"Lusa mereka berangkat ke tur Eropa, Denmark Open, French Open, dan Hylo Open. Karena perjalanan menuju Los Angeles terus berjalan. Masa depan bulutangkis merupakan tanggung jawab kita bersama," tutupnya.