"Biodiesel sawit bukan lagi sekadar bahan bakar alternatif, melainkan fondasi kemandirian energi dan stabilitas ekonomi," ujarnya.
Catra menambahkan ekspansi industri kini tidak hanya berfokus pada kendaraan darat, tetapi juga mulai merambah ke pengembangan bioetanol, B100 konsentrasi tinggi, hingga bahan bakar penerbangan berkelanjutan (Sustainable Aviation Fuel/SAF).
Pada kesempatan tersebut Catra juga menjelaskan kegiatan 6th Palm Biodiesel Conference 2026 di Nusa Dua, Bali, 17 -18 September 2026 yang menegaskan peran strategis palm biodiesel sebagai pilar utama ketahanan energi nasional dan transisi menuju nol emisi karbon (net-zero emissions).