Araghchi mengatakan langkah-langkah yang diharapkan dari AS itu sudah tercantum dalam nota kesepahaman yang ditandatangani di Islamabad pada Juni.

"Jika ada keseriusan dari pihak AS untuk mencapai kesepakatan dan membuka kembali Selat Hormuz, semuanya kini sudah siap," katanya.

Araghchi menyatakan Iran berkomitmen terhadap keamanan pelayaran di selat tersebut, tetapi tetap menuding AS menggagalkan pelaksanaan kesepakatan itu melalui tindakan militer susulan.