NADIKABAR.COM — Polisi menangkap asisten rumah tangga (ART) berinisial PAL (41) yang diduga membunuh dan merampok dosen bergelar profesor, Petrus Pallangan (74), di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Pelaku ditangkap saat melarikan diri ke Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Dilansir NadiKabar, Sabtu (3/10/2026), pelaku ditangkap Tim URC Resmob Polda Sulsel di wilayah Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, pada Rabu (30/9). Penangkapan dilakukan setelah polisi berkoordinasi dengan Polres Sukabumi.

"Kami dari Tim URC Resmob Polda Sulsel berdasarkan hasil koordinasi dengan Polres Sukabumi berhasil mengamankan satu orang terduga pelaku di wilayah Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya," ujar Panit 2 Resmob Polda Sulsel, Ipda Muhammad Abel PM kepada wartawan, Jumat (2/10).

Petrus sebelumnya ditemukan meninggal dunia di kamar rumahnya di Kampung Bakti, Desa Cimahi, Kecamatan Cicantayan, Sukabumi, pada Jumat (25/9). Berdasarkan hasil interogasi awal, pelaku mengakui perbuatannya.

Polisi menduga korban dibekap menggunakan bantal hingga tak sadarkan diri dan kemudian meninggal dunia. Saat ini, polisi masih mendalami motif pelaku.

"Dari hasil interogasi awal kami terhadap terduga pelaku, terduga pelaku sudah mengakui bahwa melakukan tindak pidana tersebut dengan cara membekap korban menggunakan bantal hingga korban tidak sadarkan diri dan meninggal dunia," kata Abel.

"Adapun yang dicuri dari korban yaitu berupa tiga ATM dan uang dolar yang kurang lebih totalnya Rp 238 juta," jelasnya.