Trossard juga pergi dari Arsenal pada musim panas ini setelah bergabung dengan Besiktas melalui transfer senilai 18 juta euro. Meski demikian, ia kembali ke Emirates Stadium saat Arsenal menjamu Chelsea pada akhir pekan lalu.
Setelah pertandingan yang dimenangi Arsenal dengan skor 2-1 tersebut, Trossard bahkan kembali berkumpul bersama mantan rekan-rekannya di ruang ganti.
Menurut Arteta, situasi itu membuktikan bahwa proses perpisahan saat transfer tidak selalu menentukan kualitas hubungan tim redaksi klub dan mantan pemain pada masa mendatang.
"Yang penting biasanya adalah apa yang terjadi tiga bulan kemudian, enam bulan kemudian. Ketika Trossard datang, dia berada di ruang ganti bersama kami, dengan atmosfer dan hubungan yang Anda miliki," kata Arteta.
"Sejauh ini, dengan semua pemain yang pergi, pada satu titik hubungan kami sangat baik. Saya berharap hal yang sama juga terjadi," tuturnya.