Pada 17 Oktober melalui unggahan media sosial, Nikita menginisiasi penggalangan dana setelah secara spesifik menyoroti dampak kesehatan fatal yang mengintai anak-anak akibat kepungan asap pekat di kawasan Sumatra dan Kalimantan sejak Juli 2026 lalu.

Berdasarkan data yang ia paparkan, setidaknya terdapat 63.711 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) yang menjangkiti anak dan balita di tujuh wilayah terdampak karhutla.

Keputusan itu juga diambil melihat api yang tak kunjung padam dan banyaknya relawan yang masih bertaruh nyawa di lapangan.

"Api belum padam hingga sampai terakhir video ini direkam, masih banyak relawan dan masyarakat yang berjuang untuk memadamkan api di sana," kata Nikita dalam unggahannya di Instagram pada Minggu (18/10).

"Saya, Nikita, dan Indra mengajak teman-teman untuk bersama membantu saudara kita yang sedang berjuang di daerah yang terdampak," imbau Nikita.

Ia memastikan bahwa seluruh bantuan tersebut akan disalurkan secara langsung oleh timnya ke lokasi bencana, dengan fokus target penyaluran terdekat berada di kawasan Palangka Raya.

Selain Jessica dan Nikita, sejumlah artis lain seperti Sherina Munaf, Zaskia Adya Mecca, Riyuka Bunga, hingga pasangan konten kreator Erika Richardo dan Jerhemy Owen juga menyalurkan bantuan langsung kepada warga terdampak karhutla di Palangka Raya.

Upaya para selebritas menyoroti dampak dan penanganan karhutla juga muncul lewat desakan dan kritik yang mereka suarakan.

Reza Rahadian dan Wendi Cagur misalnya, mereka lantang mendorong pemerintah Indonesia menetapkan kebakaran hutan di sejumlah wilayah Indonesia sebagai bencana nasional.