NADIKABAR.COM — Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menanggapi laporan media yang menyebut dirinya sedang mempertimbangkan penggunaan bom terbesar buatan AS, yang disebut "mother of all bombs" atau "ibu dari segala bom", dalam operasi militer terhadap Iran.

Trump, seperti dilansir Anadolu Agency, Jumat (16/10/2026), terkesan memberikan jawaban tidak tegas saat ditanya soal potensi penggunaan "mother of all bombs". Presiden AS ini justru menekankan bahwa bom jenis itu bukanlah senjata nuklir.

Dalam wawancara dengan media Newsmax pada Kamis (15/10) waktu setempat, Trump ditanya soal laporan media yang menyebut pemerintahannya sedang mempertimbangkan untuk menggunakan "mother of all bombs" terhadap Iran, kemungkinan setelah pemilu sela AS pada November mendatang.

Dalam jawabannya, Trump menekankan bahwa bom tersebut merupakan senjata konvensional.

"Mother of all bombs bukanlah senjata nuklir. Itu hanyalah bom yang sangat besar," kata Trump dalam wawancara tersebut.