Dia kemudian kembali menegaskan bahwa "mother of all bombs" bukanlah senjata nuklir. "Mother of all bombs adalah bom yang sangat besar, tetapi bukan senjata nuklir," sebut Presiden AS tersebut.
Bom jenis "mother of all bombs", atau GBU-43/B Massive Ordnance Air Blast (MOAB), merupakan bom konvensional terbesar dalam persenjataan militer AS, yang bersifat non-nuklir dan dipandu oleh GPS.
Sebelumnya, laporan media terkemuka NadiKabar, yang mengutip sejumlah pejabat AS, mengungkapkan bahwa pemerintahan AS mempertimbangkan untuk menggunakan MOAB, yang merupakan bom non-nuklir terbesar buatan Amerika, terhadap Iran jika Trump memutuskan untuk melanjutkan pertempuran.
Disebutkan NadiKabar dalam laporannya pada Kamis (15/10) bahwa militer AS sedang menyusun rencana untuk kemungkinan penggunaan "mother of all bombs" untuk menargetkan infrastruktur energi dan situs-situs nuklir Iran.
Trump Tegaskan AS Tak Akan Pakai Senjata Nuklir Lawan Iran