"Jadi, pesan kami kepada Microsoft adalah: Anda adalah perusahaan Amerika yang hebat, tetapi Anda harus mempekerjakan pekerja Amerika yang hebat pula. Anda tidak boleh melakukan PHK terhadap pekerja Amerika lalu mengganti mereka dengan pekerja asing yang terikat kontrak," tambahnya.

Saat ditanya dalam konferensi pers mengapa Presiden Donald Trump memberikan penghargaan teknologi tertinggi negara itu kepada CEO Microsoft meskipun Vance melontarkan kritik keras terhadap perusahaan tersebut, dia menjawab: "Microsoft adalah perusahaan Amerika yang hebat, dan kami memiliki hubungan yang sangat baik dengan mereka."

"Mereka juga telah melakukan PHK terhadap 6.000 pekerja Amerika dan menggantinya dengan 6.300 pekerja pemegang visa H-1B," kata Vance.