"Jika tren ini berlanjut, fenomena ini mungkin lebih kuat dibandingkan apa pun sejak pemantauan kami dimulai. Jadi, secara harfiah, fenomena ini berada di luar grafik yang telah kami gunakan selama empat dekade terakhir," jelas Kepala WMO, Celeste Saulo.
El Nino merupakan fenomena iklim alami yang dapat meningkatkan suhu global. Namun, dampaknya kini terjadi di tengah bumi yang semakin panas akibat pembakaran bahan bakar fosil.
WMO memperingatkan kondisi ini dapat memicu panas ekstrem, kekeringan, dan banjir. NOAA pun memperkirakan September akan lebih panas dari biasanya di sebagian besar Amerika Serikat, dengan risiko kekeringan dan kebakaran hutan yang masih tinggi di sejumlah wilayah.