Pembatasan baru tersebut berlaku bagi 12 warga negara Bolivia, dua warga negara Kolombia, dua warga negara Ekuador, satu warga negara Peru, beserta anggota keluarga mereka, menurut pernyataan tersebut.

"Sembilan warga negara Bolivia lainnya yang saat ini tidak memiliki visa, beserta keluarga mereka, dinyatakan secara umum tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan visa," lanjut pernyataan itu.

Selain Amerika Serikat, inisiatif "Shield of the Americas" mencakup Argentina, Bolivia, Chili, Kosta Rika, Republik Dominika, Ekuador, El Salvador, Guyana, Honduras, Panama, Paraguay, serta Trinidad dan Tobago.