Weiland menyatakan, keterlibatan Filipina pada penyelenggaraan tahun ini memberikan kesempatan bagi para peserta forum untuk berbagi pengetahuan dalam menanggulangi penangkapan ikan ilegal, tidak dilaporkan, dan tidak diatur serta memperkuat keamanan maritim.
Ia menuturkan, Filipina sebagai negara kepulauan memiliki pengalaman dan tantangan yang serupa dengan Indonesia maupun negara-negara kepulauan di Samudra Pasifik terkait pengawasan dan tata kelola wilayah laut serta penangkapan ikan secara ilegal.
βIni adalah tantangan nyata yang dihadapi oleh Filipina, dihadapi oleh Indonesia, dan juga dirasakan oleh banyak negara lainnyaβ¦ Bergabungnya Filipina (dalam COPMIN tahun ini) tentu membuka peluang nyata bagi keterlibatan negara-negara serupa di masa depan,β ujar Weiland.
Selain Asia Tenggara, ia mengatakan bahwa pihaknya juga berupaya untuk meningkatkan kerja sama dengan negara-negara Asia Selatan. Pihaknya mendanai berbagai program pelatihan bagi institusi penegak hukum maritim di Asia Selatan guna memutus rantai rantai pasok narkoba di seluruh Indo-Pasifik.
βSaat ini kami telah bekerja sama dengan hampir seluruh aparat penegak hukum di kawasan Pasifik, dan Biro INL juga memiliki perwakilan di berbagai wilayah Asia Selatan,β kata Weiland.