"Pertukaran pandangan ini produktif dan membantu mengidentifikasi bidang-bidang yang perlu dieksplorasi lebih lanjut menjelang pertemuan berikutnya antara AS dan Rusia. Para peserta menegaskan kembali komitmen bersama mereka untuk melanjutkan upaya diplomatik demi tercapainya perdamaian berkelanjutan, yang memperkuat keamanan serta menciptakan peluang bagi stabilitas dan kemakmuran yang langgeng," jelasnya.

Pertemuan tersebut berlangsung pada hari yang sama ketika Presiden AS Donald Trump menyatakan telah melakukan "pembicaraan sangat sukses" dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Di platform media sosial miliknya, Truth Social, Trump mengatakan telah ada kesepakatan dengan Rusia soal pasokan lebih dari 300.000 ton solar ke pasar AS dan global.