NADIKABAR.COM — Amerika Serikat (AS) berencana menekan pergerakan maskapai penerbangan Iran. Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan maskapai penerbangan Iran secara efektif dapat dilarang melakukan perjalanan internasional mulai Rabu.

Bessent mengancam perusahaan asing dengan sanksi sekunder jika berani melayani maskapai Iran. Peringatan ini ditujukan kepada setiap maskapai yang bekerja sama dengan Iran, bandara, pemasok bahan bakar, perusahaan penjualan tiket, dan bisnis lain yang menunjang operasi penerbangan internasional.

Ancaman sanksi ini bisa saja berlaku mulai Rabu 23 September besok. Maskapai penerbangan Iran akan menutup operasional penerbangan internasionalnya.