NADIKABAR.COM — Gubernur New York, Kathy Hochul, menunjuk seorang jaksa khusus untuk menyelidiki dugaan pemerkosaan bergiliran terhadap seorang mahasiswi di Universitas Cornell, yang merupakan universitas bergengsi di Amerika Serikat (AS).

Langkah tersebut mengesampingkan jaksa wilayah yang sebelumnya menolak untuk mengajukan tuntutan hukum.

Hochul, seperti dilansir AFP dan Reuters, Jumat (2/19/2026), telah menandatangani perintah eksekutif yang menunjukkan Jaksa Agung negara bagian New York, Letitia James, sebagai jaksa khusus untuk menyelidiki kasus pemerkosaan yang terjadi tahun 2024 lalu tersebut.

"Jika terbukti ada dasar hukum yang kuat, menuntut pelanggaran apa pun yang muncul dari penyelidikan tersebut dan mengajukan bukti kepada dewan juru (pengadilan)," sebut perintah eksekutif Gubernur New York tersebut.

Jaksa AS membuka kembali penyelidikan kasus tersebut, setelah korban mengajukan gugatan hukum pada September, yang memicu tuduhan bahwa universitas bergengsi itu gagal meminta pertanggungjawaban para pria yang terlibat dalam tindak pemerkosaan tersebut sebagaimana mestinya.