"Semuanya yang di sini Insyaallah bisa dapat kerjalah," pungkasnya.
Kemudian ada Nur Aini (21), seorang lulusan sekolah luar biasa (SLB). Nur Aini datang dengan ditemani ibunda nya, Maryam.
Maryam menaruh harapan putrinya dapat diterima kerja lewat job fair ini. Nur Aini sendiri telah menyelesaikan pendidikan pada 2025.
"Pengin ini (anak) pengalaman kerja gitu, ada di rumah, udah lulus gitu," kata Maryam saat ditemui di Smesco, Jakarta Selatan.
Nur Aini merupakan lulusan SLB Negeri 02 Jakarta. Dia memiliki keterampilan di bidang tata boga, termasuk membuat makanan dan minuman. Selama bersekolah, dia juga pernah mengikuti pelatihan yang berkaitan dengan bidang tersebut.
Maryam mengatakan putrinya pernah belajar membuat ayam bakar hingga kopi. Kemampuan itu menjadi bekal bagi Nur Aini untuk mencoba memasuki dunia kerja.
"Dulu ada yang bikin ayam bakar, sama bikin kopi. Semuanya," ujar Maryam.
Karena itu, Maryam berharap perusahaan membuka kesempatan bagi putrinya dan penyandang disabilitas lainnya untuk bekerja sesuai kemampuan masing-masing.
"Ya, emang dia pengin kerja gitu," tuturnya.
Maryam juga berharap pemerintah dapat membantu mempermudah akses penyandang disabilitas untuk mendapatkan pekerjaan. Menurutnya, kesempatan kerja yang lebih terbuka akan membantu mereka mengembangkan potensi dan memperoleh pengalaman.
"Dimudahkan ya biar ya dimudahinnya gitu," tuturnya.