Adex mengatakan pendataan dilakukan dengan mendatangi rumah warga satu per satu atau secara door to door. Katanya pendataan ini adalah tindak lanjut arahan Kapolda Metro Jaya dalam menjalankan program prioritas Kapolri.
"Ini ingin menggali sebenarnya kebutuhannya itu apa sih dari masyarakat? Kendalanya apa sih? Kenapa ini terus berlanjut permasalahannya? Ya? Itu untuk pelayanan publik. Kita hadir di sini untuk melayani, mengetahui kebutuhannya," kata Adex dalam apel di lokasi.
Pendataan ini sebagai upaya untuk mengubah citra Kampung Boncos yang dikenal 'Kampung Narkoba'. Nantinya akan diubah citranya menjadi menjadi Kampung Bersinar (Bersih Narkoba).
"Kita konteksnya Pak Kapolri menginginkan bahwa ini diubah menjadi Kampung Bersinar, Kampung Bersih Narkoba," kata Adex.
"Tentunya itu kan puncak gunung es, ya. Puncak gunung es ini yang muncul adalah penjualan narkoba, penggunaan narkoba di kampung ini. Tapi sejatinya ada suatu permasalahan yang nggak muncul. Nah, inilah yang kita lakukan," tegasnya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen kepolisian untuk semakin dekat dengan masyarakat melalui pendekatan yang humanis, mendengar langsung persoalan warga, serta membangun kolaborasi dalam mencari solusi.
"Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat dan Kerja Melayani Jakarta, kami ingin memastikan kehadiran polisi tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga mendengar, memahami, dan membantu menjembatani kebutuhan masyarakat dengan pihak yang berwenang. Apa yang disampaikan warga menjadi masukan penting agar langkah pelayanan dan penanganan yang dilakukan benar-benar tepat sasaran serta memberikan manfaat nyata," kata Budi Hermanto.