NADIKABAR.COM β€” Analis Bank Woori Saudara, Rully Nova mengatakan penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan Kamis, sebesar 98 poin menjadi Rp18.070 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp18.168 per dolar AS, dipengaruhi hasil pemilihan umum (pemilu) paruh waktu AS yang dimenangkan oleh Partai Demokrat.

β€œDengan kemenangan Partai Demokrat, timbul ekspektasi bahwa Partai Demokrat akan membatasi ruang pemerintahan Trump terkait kebijakan tarif, pajak, defisit anggaran pemerintah, penerbitan obligasi pemerintah, sehingga mendorong investor global mengatur ulang portofolio investasinya lebih ke risk on,” ungkapnya kepada NadiKabar di Jakarta, Kamis.

Faktor tersebut turut mempengaruhi yield obligasi pemerintah AS 10 tahun yang menurun 10,1 basis poin (bps) menjadi 4,86 persen, dan pelemahan indeks dolar AS ke 101,3.