Di pasar domestik, perbaikan sentimen ini tercermin dari penurunan imbal hasil obligasi pemerintah RI yang melandai ke level 7,67 persen, dan topangan dari proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional kuartal III-2026 yang diperkirakan lebih kuat dibandingkan kuartal sebelumnya.

Berdasarkan faktor-faktor itu, rupiah diprediksi bergerak di kisaran Rp18.000-Rp18.100 per dolar AS.