Untuk mendukung penanganan, petugas menggunakan mobil tangki berkapasitas 3.000 liter.

"Air terlebih dahulu ditempatkan di bak penampungan sebelum dibawa ke titik di bagian atas timbunan. Petugas juga membuat lubang penampungan air di bagian atas untuk membantu proses penyiraman dan pendinginan," bebernya.

Selain penyiraman, pengurukan terus dilakukan pada area bekas munculnya api. Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi masuknya oksigen ke dalam timbunan sekaligus menekan kembali munculnya titik api.