Atmaja menegaskan penanganan saat ini lebih difokuskan untuk mengurangi kepulan asap dan memastikan aktivitas rutin di TPA tetap berjalan. "Fokus kami sekarang mengurangi kemunculan asap. Di sisi lain, tugas harian tetap berjalan, seperti pengomposan dan pengolahan tinja," jelasnya.
Sebelumnya, kemarau panjang memicu ledakan gas metan di sisi selatan TPA Mandung. Kondisi tersebut menimbulkan titik api dan kepulan asap dari timbunan sampah. Panas yang terperangkap di dalam tumpukan sampah diduga menjadi salah satu pemicu munculnya api.
Setelah titik api muncul, petugas meningkatkan penyiraman dan pengurukan untuk mencegah api kembali menyala maupun meluas ke bagian timbunan lainnya.