Corporate Secretary ASDP Windy Andale mengatakan, program tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan kader Posyandu agar manfaatnya dapat berlanjut setelah kegiatan selesai.
“Kami ingin program TJSL tidak berhenti pada penyaluran bantuan, tetapi juga mendorong kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatan keluarga. Melalui penguatan kader Posyandu dan edukasi gizi, kami berharap manfaat program dapat terus dirasakan secara berkelanjutan,” jelas Windy.
Program Kampung Sadar Gizi Peduli Stunting juga menjadi bagian dari dukungan ASDP terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 2 Tanpa Kelaparan melalui dukungan pemenuhan gizi, SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak, serta SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui penyaluran perlengkapan sekolah untuk mendukung kebutuhan pendidikan anak.