NADIKABAR.COM — Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji menegaskan industri manufaktur harus kembali menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi nasional. Ia menargetkan pertumbuhan industri melampaui pertumbuhan ekonomi.

Kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) juga dibidik naik dari sekitar 19% saat ini menjadi 21-25%. Untuk itu, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat ekosistem yang mendorong industri tumbuh lebih cepat.

"Kita menargetkan supaya pertumbuhan industri lebih tinggi lagi, melebihi pertumbuhan ekonomi. Kenapa? Karena industri inilah sebenarnya yang menggerakkan pertumbuhan ekonomi," kata Sarmuji dalam keterangan tertulis, Jumat (9/10/2026).

Menurut Sarmuji, peningkatan kontribusi industri penting untuk memperkuat struktur perekonomian, menciptakan nilai tambah, dan memperluas kesempatan kerja.