Ia menyampaikan, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bersama Pemerintah Kabupaten Banyuwangi telah melakukan pertemuan untuk menyusun langkah pengembangan kawasan Pelabuhan Ketapang secara lebih terarah.

"Pelabuhan Ketapang memiliki peran penting dalam menopang konektivitas Jawa-Bali sekaligus mendukung pergerakan masyarakat dan distribusi logistik antarpulau," kata Nanan.

Nana menambahkan, seiring dengan perkembangan mobilitas dan kebutuhan transportasi yang terus meningkat, penguatan kapasitas layanan perlu diikuti pula dengan penataan kawasan dan infrastruktur pendukung secara bertahap.

Dari pantauan, sejak tiga hari terakhir operasional di penyeberangan lintas Ketapang-Gilimanuk telah lancar, dan antrean kendaraan truk logistik masih dalam kategori normal dibandingkan pekan lalu, antrean mencapai belasan kilometer.