NADIKABAR.COM — PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) berkoordinasi dengan Syahbandar, KNKT serta kepolisian untuk melakukan sterilisasi area sekitar KM Batumandi guna memastikan keamanan serta menjaga lokasi yang akan dijadikan barang bukti untuk proses investigasi.

"Suhu di lokasi masih tinggi, sehingga membutuhkan pendinginan. Kami berkoordinasi dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), KNKT, dan kepolisian untuk mengamankan area dari masyarakat. Tempat ini akan dijadikan barang bukti guna investigasi lebih lanjut," ujar Direktur Utama Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan Indonesia Ferry (ASDP) Indonesia Ferry, Heru Widodo di Cilegon, Rabu.

Ia menambahkan pergeseran posisi kapal diharapkan dapat dilakukan secepatnya begitu kondisi dinyatakan kondusif. Hal ini krusial agar Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan kepolisian dapat segera memulai penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti insiden tersebut.

Terkait kondisi penumpang, ASDP mencatat sebanyak 11 penumpang yang sempat dirawat di rumah sakit maupun puskesmas telah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing dengan fasilitas pengantaran yang disediakan perusahaan.