"Ditujukan kepada masyarakat luas, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pelajar, generasi muda, dan komunitas masyarakat," ucap Kokko.
Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi wadah kolaborasi antara regulator, lembaga, dan pelaku industri jasa keuangan dalam mendorong pemanfaatan layanan keuangan yang lebih inklusif, khususnya di wilayah DKI Jakarta.
Penyelenggaraan acara tersebut turut didukung oleh berbagai pihak, termasuk Perumda Pasar Jaya, untuk memperluas jangkauan kegiatan kepada masyarakat.
Melalui partisipasi dalam JFF 2026 bersama AFPI, AsetKu berkomitmen untuk turut berkontribusi dalam mendukung upaya pemerintah meningkatkan literasi keuangan dan akses pendanaan bagi masyarakat luas, khususnya sektor UMKM.