Pertandingan berlangsung di bawah matahari pagi yang berada tepat di depan arah tembak. Hani merasa beruntung karena mengenakan topi sehingga tetap bisa mengarahkan anak panah ke sasaran. Tantangan berikutnya datang dari wakil Korea Selatan, Oh Yoohyun, yang sebelumnya tampil konsisten dengan catatan perfect score.
"Dia (Oh Yoohyun) kemarin mainnya bagus, perfect score terus. Jadi saya tidak berekspektasi. Ya sudah, nembak saja," tutur Hani yang kaget dan panik dengan kondisi angin yang cukup kencang di sekitar venue.
"Dari tadi belum ada angin, bahkan dari kemarin belum ada angin. Baru hari ini panas, matahari datang, kemudian angin. Saya sempat agak panik, lawan juga panik. Tapi alhamdulillah saya bisa menang, selisihnya empat poin," kata Hani yang menang 147-143 dari Yoohyun sekaligus memastikan tiket ke final.
Di partai puncak, kondisi kembali berubah. Angin semakin kencang seiring matahari meninggi. Pertandingan melawan wakil Filipina berlangsung ketat hingga end keempat dengan skor yang masih berimbang.
Dua poin kemudian menjadi pembeda. Hani mengamankan kemenangan 139-137 dan untuk pertama kalinya dalam kariernya mendengar lagu Indonesia Raya berkumandang di Asian Games.