Tambahan sembilan medali perunggu membuat Indonesia memenuhi target 17 perunggu yang telah ditetapkan sejak awal keberangkatan. Medali tersebut berasal dari para atletik melalui Alfin Nomleni, Helin Wardina, dan Nanda Mei Sholihah.

Tiga perunggu lainnya disumbangkan atlet para tenis meja, yakni Hamida, Komet Akbar, dan Barce Layaba. Sementara itu, cabang para angkat berat menyumbang dua perunggu melalui Margono dan Shebrioni. Satu perunggu lainnya diraih atlet para judo, Fajar Pambudi.

Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia, Reda Manthovani, menyebut tambahan 14 medali tersebut sebagai capaian luar biasa. Ia juga memuji mentalitas para atlet saat menghadapi persaingan ketat dengan wakil negara lain.

"Jadi, kalau kita flashback tentang target kita, target dari tim Indonesia, yaitu tujuh medali emas, delapan medali perak, 17 medali perunggu. Untuk yang perunggu malam ini juga tercapai 17 medali perunggu. Nah, kita tinggal mendapatkan tiga medali emas dan empat medali perak lagi untuk mencapai target," kata Reda dalam keterangan tertulisnya, Rabu (21/10/2026).

Indonesia masih berpeluang menambah medali emas dari sejumlah nomor yang memasuki tahap final. Peluang tersebut terbuka melalui cabang para renang, para atletik, para balap sepeda, para panahan, para bulu tangkis, hingga boccia.