βKita harus mampu bertransformasi, dari sekadar pelaku transaksi menjadi bagian penting dalam ekosistem pariwisata. Dari sekadar menjual destinasi menjadi ikut menjaga kualitasnya. Dari sekadar membawa wisatawan menjadi menciptakan perjalanan yang bermakna,β katanya.
Menurutnya, biro perjalanan wisata dapat mengarahkan wisatawan untuk mengenal desa wisata, membeli produk lokal, menghargai budaya setempat, menjaga lingkungan, dan menyebarkan manfaat ekonomi secara lebih merata.
Dengan demikian, wisatawan tidak sekadar datang dan pergi, tetapi turut berkontribusi terhadap keberlanjutan destinasi yang dikunjungi.