Keterlibatan dalam berbagai proyek strategis tersebut turut memperkuat posisi Askrindo sebagai perusahaan yang memiliki kapasitas dalam memberikan solusi asuransi dan penjaminan untuk kebutuhan proyek bernilai besar.
Kapasitas Commercial Line Askrindo mencapai Rp 28,6 triliun, meningkat sekitar 42% dibandingkan posisi 2023 sebesar Rp 20,1 triliun.
"Peningkatan kapasitas Commercial Line menunjukkan bahwa Askrindo terus memperkuat kemampuan untuk memberikan dukungan dengan nilai yang semakin besar. Namun, peningkatan kapasitas tersebut tetap kami imbangi dengan penguatan underwriting, manajemen risiko, dan tata kelola," jelas Leonardo.
Rekam jejak Askrindo dalam memberikan dukungan terhadap berbagai aktivitas pembangunan dan dunia usaha juga telah terbangun dalam jangka panjang. Sepanjang 2016-2025, Askrindo telah memberikan penjaminan Kontra Bank Garansi (KBG) senilai Rp 149,7 triliun, yang mencakup proyek pemerintah pusat dan daerah melalui APBN/APBD, BUMN, serta berbagai aktivitas ekonomi lainnya.