Selain penganugerahan penghargaan, perayaan ini juga menghadirkan pagelaran Huni-Jnana-Hana oleh Institut Seni Indonesia Bali, serta pameran tunggal perupa Wayan Kun Adnyana bertajuk Guwung Suwung. Selaku pimpinan museum Rudana, Putu juga menyampaikan apresiasi kepada pendiri Museum Rudana, Nyoman Rudana dan Olastini Rudana yang telah memberikan ruang dan kesempatan bagi mahasiswa dan keluarga besar ISI Bali untuk mempergelarkan pertunjukan seni budaya.

Mengusung tema 'Museum Soko Guru Bangsa, Rumah Kebudayaan Kita', puncak peringatan Hari Museum Indonesia ke-11 dipusatkan di Museum Rudana, Bali. Ini menegaskan bahwa museum bukan sekadar tempat menyimpan benda bersejarah dan karya seni, tapi museum merupakan ruang untuk merawat ingatan kolektif, menumbuhkan pengetahuan, memperteguh jati diri, serta mewariskan nilai dan keteladanan kepada generasi mendatang.