"Perilaku pria ini tidak pantas dan sama sekali tidak dapat diterima. Begitu mengetahuinya, tim kami langsung mencabut aksesnya ke platform secara permanen," ujar juru bicara DoorDash.
Perusahaan menegaskan tidak menoleransi pelecehan seksual maupun tindakan tidak pantas dalam bentuk apa pun. DoorDash juga menyatakan siap membantu aparat penegak hukum jika penyelidikan dilakukan. Hingga berita tersebut dilaporkan, identitas pengantar makanan itu belum diketahui.
Kepolisian Houston turut mengimbau warga melaporkan perilaku yang dianggap mengkhawatirkan serta menyimpan rekaman kamera pengawas atau bukti lainnya. Menurut polisi, kemungkinan tuntutan pidana dapat ditentukan berdasarkan situasi dan hasil penyelidikan.