"Pariwisata memberikan pendapatan terbanyak kepada masyarakat di desa ini. Sebelumnya, sampah dari Bukit Holbung sudah seperti air mancur. Dari atas itu turun ke bawah bukit. Karena ikut serta dalam ajang ADWI 2023, kami perlahan termotivasi untuk membersihkan sampah-sampah itu," tutur Yusuf.
Dalam pelaksanaannya, sampah plastik dari berbagai desa dikumpulkan dan dipilah sesuai jenisnya sebelum dicacah menggunakan mesin khusus. Hasil cacahan tersebut kemudian diproses melalui tabung reaktor untuk dikonversi menjadi BBM jenis solar.
Kini, Desa Wisata Hariara Pohan telah mampu mengelola sampah secara mandiri hingga mencapai hampir 7.000 kilogram. Pengolahan limbah tersebut berhasil menghasilkan lebih dari 200 liter solar yang dimanfaatkan langsung oleh kelompok tani setempat.