Total 52 atlet dan ofisial dari lima cabang olahraga mengikuti defile, terdiri atas judo tujuh orang, hoki 23 orang, tenis empat orang, panahan 11 orang, dan gulat tujuh orang, ditambah lima anggota tim headquarter.

Para atlet dan ofisial lainnya mengenakan busana closing defile berupa tracksuit putih dengan motif Limar Palembang karya Ghea.

Motif khas tenun Palembang, Sumatera Selatan, tersebut diterjemahkan melalui permainan tone-on-tone dan gradasi, kemudian dipadukan dengan motif Limar berwarna merah.

Sementara itu, unsur budaya Bali juga hadir dalam busana CdM, Wakil CdM, dan sejumlah perwakilan atlet melalui kemeja sutera bermotif inspirasi Songket Bali, lengkap dengan udeng dan kain Songket Bali karya para perajin lokal.

Perpaduan Prada Bali, Songket Bali, dan Limar Palembang menjadi satu kesatuan dalam konsep β€œUnity in Diversity” yang menggambarkan Indonesia yang kaya akan budaya, tetapi tetap berdiri dalam satu identitas sebagai bangsa.

Tim Indonesia mengakhiri perjuangan di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di peringkat ke-16 dengan torehan lima medali emas, 11 perak, dan 23 perunggu.